BERITA JATIM POS

lisensi

Monday, September 21, 2026, September 21, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-22T02:24:09Z
Pacitan

Sidak Bersama di Gemaharjo, Tim Gabungan Pastikan Aktivitas Tambang PT Napel Batu Indonesia Tertib dan Legal

www.beritajatimpos.com

 



Pacitan – BERITAJATIMPOS.com

Aktivitas pertambangan batu di Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, mendapat pengawasan langsung dari pemerintah wilayah dan aparat kepolisian.

 

Hasil pemeriksaan yang dilakukan di lokasi memastikan kegiatan operasional PT Napel Batu Indonesia berjalan sesuai prosedur dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

 

Pengecekan lapangan tersebut dilakukan oleh Kapolsek Tegalombo AKP Rusminto bersama Camat Tegalombo Aswin Rika pada Senin (21/09/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap sektor pertambangan sekaligus memastikan aktivitas perusahaan berlangsung secara tertib, aman, dan sesuai regulasi.

 

Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sejumlah bagian penting, mulai dari area kerja tambang, fasilitas operasional, dokumen perusahaan, hingga mekanisme penggunaan bahan bakar untuk kendaraan dan alat berat.

 

Pemeriksaan dilakukan setelah sebelumnya muncul informasi mengenai dugaan penggunaan BBM bersubsidi dalam kegiatan pertambangan. Namun, setelah dilakukan pengecekan secara langsung, tim memastikan tidak menemukan penggunaan BBM subsidi dalam operasional perusahaan.

 

Kapolsek Tegalombo AKP Rusminto menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh aspek yang menjadi perhatian telah sesuai dengan aturan.

 

“Setelah kami melakukan pengecekan legalitas, faktur pajak, dan penggunaan BBM dalam kegiatan operasionalnya, semuanya cukup jelas. Sesuai prosedur dan menggunakan BBM industri sehingga sesuai dengan SOP yang berlaku,” jelas AKP Rusminto.

 

Ia menambahkan, kegiatan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kepastian hukum dan memastikan dunia usaha menjalankan aktivitasnya sesuai ketentuan.

 

Kelengkapan Administrasi dan Perizinan Diperiksa

 

Selain mengecek penggunaan bahan bakar, tim juga memastikan kelengkapan administrasi dan legalitas perusahaan. Pemeriksaan dokumen menjadi salah satu bagian penting untuk memastikan aktivitas pertambangan memiliki dasar hukum yang jelas.

 

Camat Tegalombo Aswin Rika mengatakan, keberadaan perusahaan di wilayahnya harus memberikan manfaat sekaligus tetap memperhatikan aturan yang berlaku.

 

“Perizinan tambang PT Napel Batu Indonesia sudah resmi. Kami berharap aktivitas ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan mendukung perekonomian warga sekitar,” ujarnya.

 

Menurutnya, pemerintah kecamatan akan terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak agar aktivitas pertambangan dapat berjalan secara kondusif dan memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.

 

Perusahaan Pastikan Kepatuhan Operasional

 

Pengelola PT Napel Batu Indonesia, Rudi, menjelaskan bahwa kegiatan pertambangan dilakukan setelah seluruh proses perizinan selesai. Perusahaan, kata dia, berkomitmen menjalankan kegiatan produksi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

 

Ia memastikan kebutuhan bahan bakar untuk operasional alat berat dan kendaraan tambang menggunakan BBM industri.

 

“BBM yang digunakan untuk kegiatan operasional merupakan BBM industri yang didatangkan sesuai kebutuhan. Kami mengikuti ketentuan yang berlaku dalam setiap kegiatan perusahaan,” ungkap Rudi.

 

Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak menggunakan BBM bersubsidi karena memahami aturan mengenai penggunaan bahan bakar berdasarkan peruntukannya.

 

“Bagi kami, kepatuhan terhadap aturan menjadi hal utama agar kegiatan operasional dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” katanya.

 

Upaya Kurangi Dampak terhadap Lingkungan

 

Dalam menjalankan aktivitas pertambangan, PT Napel Batu Indonesia juga menyampaikan komitmennya untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar serta mengurangi dampak lingkungan.

 

Sebelum aktivitas produksi berlangsung, perusahaan telah melakukan komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat sekitar lokasi tambang. Langkah tersebut dilakukan untuk membangun koordinasi serta menjaga hubungan yang harmonis.

 

Salah satu upaya yang dilakukan perusahaan adalah pengendalian debu akibat mobilitas kendaraan tambang melalui penyiraman jalan secara berkala.

 

“Penyiraman jalan dilakukan secara rutin agar debu dari aktivitas kendaraan dapat diminimalkan dan lingkungan sekitar tetap terjaga,” ujar Rudi.

 

Berikan Kesempatan Kerja bagi Warga Lokal

 

Selain mendukung kebutuhan pembangunan melalui penyediaan material batu, keberadaan PT Napel Batu Indonesia juga memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

 

Perusahaan menyebut tenaga kerja lokal menjadi prioritas dalam mendukung berbagai kegiatan operasional, mulai dari operator alat berat, tenaga administrasi, hingga pengemudi kendaraan produksi.

 

“Kami berusaha menggunakan tenaga kerja dari masyarakat Pacitan agar keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat secara langsung bagi warga sekitar,” jelas Rudi.

 

Dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh unsur pemerintah dan kepolisian, aktivitas PT Napel Batu Indonesia di Desa Gemaharjo dipastikan berjalan sesuai ketentuan. Pemerintah dan aparat terkait akan terus melakukan pengawasan agar kegiatan pertambangan tetap berjalan secara tertib, memberikan manfaat ekonomi, serta mendukung pembangunan di Kabupaten Pacitan. (RED)