BERITA JATIM POS

lisensi

Monday, February 2, 2026, February 02, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-02T13:50:24Z

Densus 88 Antiteror Tularkan Ilmu Beternak hingga Barista ke para Santri dan Asatidz Ponpes Darusy Syahadah Boyolali

www.beritajatimpos.com


 RADARSOLO.COM-Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melalui Satgaswil Jawa Tengah menggelar "Seminar dan Peningkatan Kemampuan Menuju Ponpes Darusy Syahadah Berkelanjutan" di Pondok Pesantren (Ponpes) Darusy Syahadah, Kecamatan Simo, Boyolali, Senin (2/2/2026).


Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan para santri dan asatidz dengan kemandirian ekonomi.


Kasatgaswil Jateng Densus 88 Polri Kombes Pol Khoirul Anam menjelaskan, kehadiran negara di tengah pesantren saat ini fokus pada pemberdayaan sumber daya manusia.


"Tujuannya membekali para santri ataupun pondok pesantren dengan kemandirian. Jadi, bekal mereka kelak di masyarakat bukan hanya ilmu agama, tapi juga keahlian (skill) nyata untuk bertahan hidup," ujarnya usai membuka kegiatan.


Barista hingga Ternak Kambing


Bentuk pelatihan yang diberikan pun sangat relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.


Para santri dan asatidz (guru) diajarkan teknik penanaman dan pengolahan kopi (barista), pelatihan pangkas rambut kekinian (barbershop), hingga manajemen modern peternakan susu kambing.


Khoirul Anam menjelaskan, program ini merupakan bentuk soft approach  yang berkelanjutan.


Tujuannya menciptakan lingkungan pendidikan yang mandiri secara ekonomi, sekaligus resisten terhadap paparan paham intoleransi dan radikalisme.


"Ponpes Darusy Syahadah kami gadang-gadang menjadi pilot project percontohan. Bagaimana pesantren bisa mandiri secara ekonomi sekaligus menjadi garda terdepan merawat kebhinekaan di Jawa Tengah," tambahnya.



Pesantren Sambut Antusias


Langkah jemput bola Densus 88 ini mendapat sambutan hangat dari tuan rumah.